Selasa, 7 April 2020 | 23:16 WIB

Menteri Keuangan Gagal Bayar Tunjangan Profesi Guru Triwulan IV 2019, Para Guru Kecewa Berat

foto

 

Menteri Keuangan Gagal Bayar Tunjangan Profesi Guru Triwulan IV 2019.

TransAktual (Tapteng)

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani tampaknya gagal membayar Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk Triwulan IV 2019 sehingga para guru di Kab. Tapteng yang berjumlah 1.488 guru menuding seakan Bupati Kab. Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani tidak mau membayarkan Tunjangan Profesi mereka.

Penghujung tahun 2019 yang lalu hingga sekarang, ada perasaan ketidakenakan para guru kepada Bupati Tapteng mengingat selama ini tidak pernah mereka alami, terlebih-lebih di penghujung akhir tahun tentu segala kebutuhan sangat mereka harapkan apalagi mereka yang mengkuliahkan anak, menurut mereka satu-satunya Tunjangan Profesi Guru tersebutlah yang mereka harapkan untuk kebutuhan kuliah anaknya.

Memang Bupati Kab. Tapteng sudah menjelaskan kepada guru-guru, bahwa adanya keterlambatan pusat untuk mentransfer dana tunjangan profesi tersebut ke Kas Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, namun sebagian para guru tidak percaya di akhir tahun kok terjadi demikian sebut sejumlah guru dengan kata lain lebih banyak para guru tidak percaya atas keterangan Bupati Tapteng tersebut.

Padahal Bupati Kab. Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani telah segera menyurati Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagaimana Surat Bupati Tapanuli Tengah tertanggal 18 Desember 2019 dengan nomor 900/2350/2019 Perihal : Permohonan Dana Tambahan Tunjangan Profesi Guru (TPG TA 2019), selanjutnya dalam Surat tersebut juga dijelaskan kekurangan dana TPG sebesar Rp. 16.900.809.900,- lagi, sebab yang diterima Pemkab Tapteng masih Rp. 49.630.797.420,- dan tambahan sisa TA 2008 sebesar Rp. 6.331.998.980,- dalam arti dana tersebut lah yang ada di Pemkab Tapteng yang telah dibayarkan kepada guru penerima Tunjangan Profesi Guru pada Triwulan I, II dan III.

Sementara dana yang dibutuhkan untuk 1 Triwulan kepada Tunjangan Profesi Guru sebesar Rp. 18.200.889.075,- sehingga anggaran masih kurang sebesar Rp. 16.900.809.900,- ditambah sisa masih ada Rp. 1.310.079.175,-

Jadi bila kita cermati Surat Bupati Tapteng tersebut tentang tambahan TPG memang Bupati Tapteng sangat jujur terhadap guru di Tapanuli Tengah dimana yang seharusnya jumlah Tunjangan Profesi Guru (TPG) itu untuk tahun 2019 harus sebesar Rp. 72.843.556.300,-

Anehnya kabarnya Pemda Tapteng masih belum mendapat tanggapan  dari Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Apakah karena kekosongan anggaran di Kementerian Keuangan RI karena hingga saat ini TPG Triwulan IV 2019 masih belum diterima para guru di Kab. Tapanuli Tengah, atau apakah guru yang disebut terletak di gugus depan itu kurang diperhatikan Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan ?

(dp)

Pandan, 03 Februari 2020

Pengirim Berita, DAFTAR PASARIBU

 transakt