Minggu, 27 Mei 2018 | 17:03 WIB

Lagi-lagi ada kepala daerah yang diciduk KPKtransaktual.com

foto

 

Lagi-lagi ada kepala daerah yang diciduk KPK.

tramsaktual.com

Kali ini, salah seorang kepala daerah di Bengkulu Selatan ditangkap. Penangkapan dilakukan pada Selasa (15/5) malam.

Kepala daerah berinisial D itu tak sendirian ditangkap. Dia bersama beberapa orang, dan kini dibawa KPK ke Polda Bengkulu untuk diperiksa.

Juru bicara KPK Febri Diansyah yang dikonfirmasi tak membantah soal penangkapan ini.

"Ada tim penindakan di lapangan saat ini," ujar Febri saat dihubungi

Febri belum merinci lagi. Kendati demikian, Febri juga tak menampik, bahwa kepala daerah yang ditangkap, adalah di Bengkulu Selatan.

"Sudah diamankan beberapa orang di daerah Bengkulu, termasuk kepala daerah dan swasta," jawab Febri diplomatis.

KPK Lakukan OTT Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudi Purnomo membenarkan bahwa Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Selasa (15/5/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

"Iya benar, saat ini (tersangka) sedang dibawa ke Mapolda Bengkulu," kata Kapolres saat dihubungi via telepon. Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dikabarkan tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa petang. Belum diketahui secara pasti perkara apa yang menyebabkan Dirwan terjaring operasi KPK. Kabar yang didapat, Dirwan diringkus di rumah pribadinya bersama istrinya.

Saat ini, Dirwan dan istrinya bersama KPK sedang di perjalanan menuju Mapolda Bengkulu. Sejumlah awak media sudah mulai memadati Mapolda Bengkulu tempat Dirwan dan istri akan diamankan.

Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap empat orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan di Bengkulu, Selasa (15/5/2018) malam. Salah satu yang dikabarkan terjerat OTT KPK adalah seorang bupati.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, dalam operasi tangkap tangan tersebut, petugas KPK juga menangkap anggota keluarga bupati. Kemudian, pihak swasta dan pegawai negeri sipil (PNS).

"Empat orang sudah diamankan bersama tim. Ada kepala daerah/bupati dan keluarga bupati yang ikut diamankan," ujar Febri.

Febri mengatakan, dalam operasi tersebut tim KPK juga mengamankan uang sekitar Rp 100 juta. Untuk sementara, dugaan penyuapan terhadap penyelenggara negara tersebut diduga ada kaitannya dengan salah satu proyek yang dikerjakan oleh pemerintah kabupaten.

Adapun, uang Rp 100 juta yang diamankan diduga sebagai fee atas proyek tersebut. Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudi Purnomo sebelumnya membenarkan bahwa yang ditangkap KPK adalah Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud.

Saat ini, menurut Rudi, Dirwan Mahmud dibawa ke Mapolda Bengkulu. Namun, KPK belum memberi pernyataan resmi mengenai OTT tersebut.

(Transaktual)