Kamis, 16 Agustus 2018 | 22:28 WIB

Masyarakat Gedebage Digemparkan Penemuan Mayat Laki Laki

foto

 

Sekitar pukul 14:00 wib mobil inafis dari polda jabar dan mobil ambulance datang secara bersamaan untuk mengevakuasi mayat untuk dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Sartika Asih guna dilakukan pemeriksaan.

Bandung, transaktual.com

Telah ditemukan sesosok mayat anak laki-laki yang berumur 14 tahun di area Pusdikmin Desa Bojong Manjah Rw07 Kelurahan Cisaranten kidul, kec gedebage sekitar pukul 12:34 wib dengan ciri- ciri mengenakan kaos warna abu celana merah panjang, rambut cepak hitam lurus tinggi badan kurang lebih 150 cm, badan kurus kulit putih dan alis tebal hitam penemuan mayat ini diketahui warga sekitar dalam keadaan sudah meninggal dunia terlungkup di selokan., Minggu (13/05/18).

Saat di wawancarai salah satu warga gedebage yang tidak mau di sebutkan namanya menuturkan pada saat ini anak yang tidak diketahui identitasnya semasa masih hidupnya  anak tersebut jam 10:00 wib masih keliaran di sepanjang jalan bantaran sungai rancasagatan menuju area TKP katanya.

Sekitar pukul 14:00 wib mobil inafis dari polda jabar dan mobil ambulance datang secara bersamaan untuk mengevakuasi mayat untuk dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Sartika Asih guna dilakukan pemeriksaan.

Kapolsek gedebage kompol sumarni, SH mengatakan kami dari polsek gedebage menerima laporan dari masyarakat kurang lebih jam 13:30 wib bahwa ada sesosok mayat laki-laki telah ditemukan mayat di selokan di RW 06 cisaranten gedebage, kemudian kami cek TKP ternyata benar ada sosok mayat laki-laki yang tertelungkup di selokan atau saluran air di samping kali cinambo, kemudian hasil keterangan dari berbagai saksi di TKP bahwa korban sebelum meninggal jam 10:00 tadi pagi korban ini berjalan di bantaran kali cinambo, sebelum korban meninggal dunia sempat di kasih minum dan makan juga dikasih pakean  oleh pak RW dan  ibu RW.

Memang korban ini dalam kondisi yang lemah fisik dan pada waktu itu korban sempat pingsan kondisi nya udah lemah, setelah di kasih minum dan makan agak sehat kembali, kemudian korban melanjutkan perjalanan kurang lebih 1 km bahwa ada warga yang melihat, korban lagi duduk dalam posisi merunduk lemah mungkin kambuh lagi, dan kemudian beberapa saat kemudian sekitar pukul 13:30 ada laporan dari masyarakat korban sudah meninggal dunia kejebur keselokan, hasil pemeriksaan identifikasi memang ada luka diduga mungkin jatuh atau lemah fisik diduga sakit, tidak ada unsur sakit tutur kapolsek.

Kapolsek menambahkan, untuk identitas belum diketahui karena tidak ditemukan identitas apa pun,  dan mudah-mudahan dari sidik jari dan bantuan para awak media korban bisa ditemukan pihak keluarganya, mayat tersebut dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Sartika Asih untuk dilakukan pemeriksaan pungkas Kapolsek.

 

(LIA/PURWADHI)