Rabu, 23 Januari 2019 | 04:17 WIB

Bangun Rumah Warga, Baitul Mal Abdya Klaim Capai Target 95%

foto

 

Bangun Rumah Warga, Baitul Mal Abdya Klaim Capai Target 95%.

www.transaktual.com , ACEH.  

Selama tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melalui Baitul Mal setempat menyalurkan rumah rehap kepada masyarakat miskin sebanyak 200 unit rumah.

Penyaluran tersebut secara menyeluruh di Sembilan Kecamatan yakni, Lembah Sabil 10, Manggeng 11, Tangan-Tangan 25, Setia 4, Blangpidie 20, Susoh 16, Jeumpa 21, Kuala Batee 10, Babahrot 8 unit rumah.

"Sebanyak 125 unit rumah itu tahap ke-2, sedangkan tahap pertama 75 unit," kata Kepala Baitul Mal Abdya, Wahyudi Satria. Jumat lalu, (28/12/2018).

Wahyudi mengaku, tingkat keberhasilannya untuk tahap 2, sudah mencapai 95%, Sedangkan tahap Pertama sudah selesai semua dan sudah serah terima.

"Dalam waktu dekat akan kita serah terimakan." Ungkap wahyudi.

Yang menjadi kendala, sambungnya, selama ini kita dihadapkan dengan kapasitas yang terbatas, sementara ada rumah yang masih layak di bantu.

Selain itu, sambungnya, ada beberapa buah rumah yang kita turunkan dari Provinsi melalui Baitulmal Aceh, hanya saja sistem administrasi di provinsi yang belum jelas sehingga rumah tersebut belum bisa direalisasi di Abdya.

"Baitul Mal Aceh berjanji akan merealisasikan sebanyak 37 unit rumah untuk Abdya pada tahun 2019 mendatang," terang wahyudi.

Terpisah, Jamaluddin, salah seorang wagar kecamatan Jeumpa sebagai salah satu penerima rumah rehap mengaku rumah rehapnya belum terselesaikan secara utuh serta belum di serah terimakan oleh Baitul Mal.

"Masih banyak pekerjaan yang belum selesai, seperti pintu, jendela, plaster, termaksud cat, itu belum selesai," kata dia.

Kata dia, rumah rehab tersebut di bantu dalam bentuk material, termaksud tukangnya. 

"Semua pihak Baitul Mal yang urus, kita terima siap, jumlah anggarannya berkisar 15 juta" ungkapnya.

Selain itu, kata dia, cat yang di peruntuk kan untuk kita dulu, di ambil tukang, katanya untuk cat rumah lain, padahal itu cat milik kita.

Menurut pantauan wartawan, salah satu jendela terbuat dari batang kelapa dan sudah mulai melapuk. Selain itu, cat hanya baru bagian depan dan sebagian kecil di dalam.

Kemudian, sebagian besar dalam rumah belum di plaster, termaksud bagian dalam kamar, ruang tamu, dan bagian luar dinding sebelah kiri. | ARM