Sabtu, 15 Desember 2018 | 08:00 WIB

Rapimnas, Munas/lub DPP Lsm Penjara Berlangsung Desember 2018

foto

www.transaktual.com

Sesuai Mandat yang diterima dari Sekjen, Pembina dan Penasehat DPP Lsm Penjara Pusat tgl. 14 November 2018, Tim Investigasi Transaktual.com coba menghubungi Penerima Mandat, Tb. Koko Asmara yang juga Ketua DPD –DPP Lsm Penjara Jawa Barat.

“Betul sekali, kami menerima Mandat untuk melaksanakan Rapimnas yang dilanjutkan dengan Munas/lub DPP Lsm Penjara, jadi bila ada yang berkeberatan hubungi saja mereka yang Memberi Mandat ” Ujar Bang Koko mengawali pertemuannya.

Agar jelas, perlu juga disampaikan kronologisnya, mengapa harus ada Rapimnas, Setelah Pendiri Ahmad Fachri (Alm) meninggal, Selanjutnya pada 20 Februari 2013 diadakan Musyawarah Nasional (Munas) ke – 1 di Hotel Tyara Plaza Kab. Ciamis. Yang dimuat dalam Berita Acara Musyawarah Nasional ke – 1 Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara “Lsm Penjara”, dihadiri oleh Penasehat dan Pembina, dengan pengesahan Akta No. 36, tgl. 13 Januari 2014, Notaris Nikke Sri Kaniawardani,SH.Mkn. Susunan Pengurus adalah : Penasehat : H.Maksi Mewengkang. Pembina : Ramses Ramona Siagian SH. Ketua : Agung Setiawan. Sekretaris : Hendra Budi Dermawan. Bendahara : Budi Harso.

“ Dengan berjalannya waktu serta dinamika Lembaga, tentunya pada 20 Februari 2018 seharusnya DPP Lsm Penjara Pusat, mengatur rencana untuk Munas ke 2 ” ujar Ketua DPD – DPP Lsm Penjara itu pada wartawan.

Beberapa Pengurus menanyakan waktu dilaksanakannya Munas yang ke 2, malah mendapat jawaban aneh, dibekukan dan atau diberhentikan, dan selama kurun waktu 21 Februari 2018 sampai dengan sekarang, tidak ada inisiatif Pengurus Pusat untuk melaksanakan Munas ke 2, yang ada adalah :

  1. Pemecatan atau Pembekuan Para Pengurus didaerah daerah, yang tidak sesuai dengan mekanisme AD, ART Lembaga.
  2. Melakukan Pergantian susunan kepengurusan tanpa diketahui oleh Pengurus lainnya, dan menyampaikan berita acara tidak benar, agar pergantian Pengurus DPP Lsm Penjara Pusat, disetujui dan diganti oleh Dirjen AHU.
  3. Selama masa Status Quo (kata Pembina…red), Ketua Umum yang ditunjuk dalam Munas ke 1, berhalangan tetap, hingga sekarang.

Ditempat terpisah, Pembina DPP Lsm Penjara Pusat, Ramses Ramona Siagian SH, menyatakan bahwa Rapimnas dan Munas/lub harus dilaksanakan, itu perintah AD, ART.

Saya bertanggung jawab, Rapim dan Munas/lub segera laksanakan, dengan adanya kevakuman ini, tentu penyelenggaraan kegiatan Lembaga sangat terganggu, disisi lain Sekjen dan Ketumnya silang pendapat, jadi mulai 21 Februari 2018, sampai dengan sekarang DPP Lsm Penjara Pusat, menurut saya sebagai Pembina, menjadi Status Quo ” ujar Ramses Ramona Siagian SH.

“ Para Pengurus DPP, DPD maupun DPC, dalam kondisi Status Quo, dapat menjalankan kegiatannya sesuai Protap Lembaga, sampai dengan selesainya Rapimnas dan Munas/lub, dan mematuhinya “ sambung Pembina DPP Lsm Penjara Pusat.

“Kurang apa saya dan Penasehat DPP Lsm Penjara Pusat, saya yang jelas jelas menanda tangani kepemimpinan Ketua Umum setelah Munas ke 1, dikatakan telah dikeluarkan dari Lembaga,dan perlu diingat bahwa Lembaga ini milik bersama, ikuti AD,ARTnya ” sambung Pembina DPP Lsm Penjara Pusat sambil memberi tunjuk WA yang dikirimkan Ketua lembaga tersebut.

“Sebagai pemegang Mandat, saya menyampaikan kepada seluruh para Pengurus DPP, DPD dan DPC, DPP Lsm Penjara, untuk bersiap siap hadir pada Rapimnas yang segera dilaksanakan pada Minggu kedua Desember 2018” sambung Bang Koko pada wartawan.

Untuk dapat mengikuti kegiatan Rapimnas tersebut, akan segera dilayangkan surat undangan, juga kepada instansi terkait, para Ketua atau perwakilan Pengurus Lembaga lain, baik LSM maupun Ormas, sebagai Undangan maupun pemerhati, juga Partisipan.

Sementara itu Sekjen (status quo….red), Hendra Budi Dermawan juga menyampaikan harapannya, agar pelaksanaan Rapimnas yang dilanjutkan dengan Munas/lub dapat berjalan dengan baik dan benar.

“Harapan saya, siapapun yang terpilih nantinya menjadi Pengurus di DPP Lsm Penjara Pusat, baik Ketum, Sekretaris Jenderal, maupun Bendahara, yang pernah menjadi Pengurus Pusat maupun yang baru, adalah merupakan Kader pilihan dari Lembaga ini” ujarnya.

“Bagi para Pengurus maupun Kader Lembaga yang ingin mengikuti Rapimnas, maupun Munas/lub, dapat mencalonkan diri sebagai Ketua Umum maupun menjadi Pengurus di Pusat, sesuai dengan AD, ART Lembaga ” sambung Bang Koko.

Seluruh mekanisme kegiatan Rapimnas maupun Munas/lub, mengacu pada AD dan ART Lembaga. Untuk lebih jelasnya, dapat menghubungi : Hendra Budi Dermawan, maupun Saipul, sebagai Panitia kegiatan Rapim dan Munas/lub, serta melalui WA. [ 081320244244 IPUL, 081372207081 BUDI]

(farrel/transaktual)