Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:41 WIB

Dinkes Kab. Tapteng Laksanakan Pertemuan Lintas Sektor Program Pemanfaatan Dana Desa Bid. Kesehatan

foto

 

Dinkes Kab. Tapteng Laksanakan Pertemuan Lintas Sektor Program Terkait Pemanfaatan Dana Desa Bid. Kesehatan di Kab. Tapteng.

Trans Aktual.

PANDAN – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Kadis Kesehatan Kab. Tapteng) Nursyam SKM MKes diwakili Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Winda Darpiannur, M.Kep Ns Sp Kep An, membuka Pertemuan Lintas Sektor Program dan Lintas Sektor Terkait Pemanfaatan Dana Desa untuk Bidang Kesehatan di Kab. Tapteng bertempat di Tuktuk Room Hotel Pia Pandan, Rabu (07/11/2018).

Sambutan Kadis Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam SKM MKes yang dibacakan Kabid Kesmas Winda Darpiannur M.Kep Ns Sp Kep An disebutkan bahwa merujuk pada Peraturan Menteri (Permen) Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi nomor 19 tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2018, dan untuk mensinkronisasi Program Prioritas Kementerian Kesehatan terhadap alokasi Dana Desa diharapkan setiap desa dapat meningkat meningkat penganggaran desa untuk Pos Kesehatan sehingga dapat semakin meningkatkan masyarakat desa yang sehat.

Selanjutnya, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kab. Tapteng memaparkan review prioritas masalah kesehatan yang dapat diintervensi melalui Dana Desa. Dijelaskannya prioritas desa di bidang kesehatan tahun 2018 meliputi air bersih berskala desa, sanitasi lingkungan, bantuan insentif Kader Kesehatan/UKBM termasuk transport Kader Kesehatan, perawatan dan/atau pendampingan lbu hamil, nifas, dan menyusui, pemantauan pertumbuhan dan penyediaan makanan tambahan untuk peningkatan gizi bayi, balita, dan anak sekolah.

Selanjutnya, berbagai kegiatan lainnya sebagai prioritas desa bidang kesehatan meliputi pengadaan, pembangunan, pengembangan, pemeliharaan, pengelolaan dan Pembinaan UKBM (Poskedes/Polindes, Posbindu, Posyandu, dan pelayanan kesehatan lainnya), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), dan Penyakit Menular Seksual HIV/AIDS, Tuberkulosis, Hipertensi, Diabetes, penyelenggaraan dan pemberdayaan masyarakat dalam promosi kesehatan, kampanye dan promosi hidup bersih dan sehat guna mencegah mellitus dan gangguan jiwa.

“Penggunaan Dana Desa secara bijak dapat membantu Pemerintah untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat di desa, termasuk di dalamnya terkait penanganan isu strategis nasional soal stunting atau anak dengan tubuh kerdil akibat kurang asupan gizi. Program pembangunan, misalnya bisa dimanfaatkan untuk membangun Posyandu maupun Polindes untuk pelayanan kesehatan masyarakat,” tutur Kabid Kesmas Dinkes Kab. Tapteng.

Selanjutnya, Kabid Kesmas menjelaskan program pemberdayaan masyarakat yang diarahkan untuk kesehatan masyarakat. Hal ini bisa melalui pemberian insentif Kader Posyandu, program pemantauan pertumbuhan kembang anak, serta promosi hak dan perlindungan anak.

“Semoga dengan pertemuan ini terjalin komunikasi dan koordinasi, serta sinkronisasi kegiatan dalam pemanfaatan dana desa antara Pemerintah Pusat dan Daerah Provinsi, Kabupaten, dan lintas program/sektor. Disamping itu, diperolehnya kesepakatan dalam hal pemanfaatan dana desa untuk kegiatan UKBM,” ujarnya.

Adapun Narasumber lainnya pada pertemuan itu, yaitu, Kabid Usaha Ekonomi Masyarakat dan Pembangunan Sarana dan Prasatana Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) Kab. Tapteng Hendri Sitinjak STP, Fungsional PKM Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Mega Karyati SKM MKes.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Provsu), jajaran Dinkes Kab. Tapteng, mewakili Kadis PMD Kab. Tapteng, Camat Sarudik, Camat Pandan, Camat Pinangsori, Pimpinan Puskesmas, para Bidan Desa di Kecamatan Sarudik Pandan dan Pinangsori, para Kepala Desa dan Pendamping Desa di Kecamatan Sarudik, Pandan dan Pinangsori.

Pertemuan ini dilaksanakan untuk mendorong percepatan peningkatan kualitas/derajat kesehatan di Kab. Tapteng khususnya di perdesaan, baik melalui upaya prefentif dan penanganan pengobatan/penyembuhannya, serta sarana dan prasarana bidang kesehatan.

Horas m.Htg/transakt