Rabu, 24 Oktober 2018 | 05:51 WIB

Presiden dan Wakil Presiden RI, Buka Asian Para Games 2018 di Stadion GBK jakarta

foto

 

Presiden dan Wakil Presiden RI, Buka Asian Para Games 2018 di Stadion GBK jakarta.

Jakarta – www.transaktual.com

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri pembukaan Asian Para Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga hadir.

Presiden Jokowi memasuki Stadion Utama GBK, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/10/2018) pukul 19.00 WIB. Acara tepat dimulai pukul 19.00 WIB. Presiden Jokowi terlihat mengenakan setelan jas warna hitam dan dasi warna merah. Ibu Negara Iriana juga turut menemani. Iriana mengenakan kebaya warna merah.

Presiden Jokowi dan Iriana duduk di Royal Box Stadion GBK. Di sana juga ada Wapres JK dan isrinya Mufidah Kalla. Acara kemudian dibuka dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan pertunjukan tarian kolosal. Tak lama kemudian kontingan peserta Asian Games 2018 mulai memasuki arena Stadion GBK.

Untuk diketahui, perhelatan olahraga untuk penyandang disabilitas terbesar di Asia ini diikuti oleh 41 negara dan mempertandingkan 18 cabang olahraga mulai dari 6-13 Oktober 2018 di Jakarta.

Ketua Indonesian Para Games Organizing Comitee (INAPGOC), Raja Sapta Oktohari, mengingatkan para atlet Asian Para Games 2018 harus tetap tenang dan menjaga kegembiraan dalam pertandingan. Hal itu ia sampaikan dalam pidato di acara pembukaan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu 6 Oktober 2018.

"Kami menyambut kehadiran kalian di sini untuk bertanding demi kemenangan dan nama baik negara. Tapi jangan lupa bahwa Anda sekalian berada di Indonesia, di mana bangsa kami sangat patriotik dan sangat mengerti cara bersenang-senang," ujar Raja.

Ia menambahkan mereka akan menjamu para tamu ini dengan keajaiban, keramahan, persaudaraan, dan kelezatan sentuhan khas Indonesia. "Saya ucapkan selamat bertanding dan bertugas pada semua atlet dan ofisial," ucap putra dari ketua DPD RI, Oesman Sapta Odang, ini.

Raja menyebut olahraga merupakan bahasa pemersatu di Indonesia selain menjadi semangat nasional. "Bahkan, dua kandidat presiden yang sedang bertanding saja bisa berpelukan mesra untuk Indonesia tercinta," ujar dia.

Okto mengatakan Indonesia masih merasakan kebahagiaan dari penyelenggaraan Asian Games yang untuk kedua kalinya berlangsung di Tanah Air.

"Tapi hari ini 6 Oktober 2018, kita semua akan menjadi saksi sejarah baru, Indonesia untuk pertama kalinya akan menjadi tuan rumah dari Asian Para Games," kata Okto. Asian Para Games, lanjut Okto, menjadi kegiatan olahraga disabilitas yang paling bergengsi di Asia.

"Kegiatan para multi-cabang olahraga ini bukan hanya tentang perlombaan menang atau kalah. Tapi melalui Asian Para Games 2018, kita tinggikan nilai-nilai sportivitas, solidaritas, kemanusiaan, dan hubungan yang harmonis antar bangsa-bangsa di Asia," kata Okto.

Selepas pembacaan pidato Ketua INAPGOC dan Presiden Komite Paralimpiade Asia Majid Rashed, seluruh atlet, ofisial, dan tamu undangan dalam upacara pembukaan dan mengheningkan cipta untuk mendoakan korban gempa bumi dan tsunami di Lombok, Palu, dan Donggala.

Sebanyak 2.762 atlet dari 43 negara peserta akan mengikuti pertandingan 512 nomor pertandingan dari 18 cabang olahraga selain 16 nomor pertandingan non-medali pada cabang para-atletik dan para-renang. Asian Para Games 2018 merupakan perhelatan ketiga setelah digelar pertama di Guangzhou tahun 2010 dan di Incheon tahun 2014.

Pra-event pembukaan Asian Para Games 2018 menghadirkan enam penari tunarungu. Kehadiran penari tunarungu ini menarik perhatian karena mereka tidak berhenti menari meski musik berhenti berputar di tengah tarian.

Pra-event pembukaan Asian Para Games 2018 berlangsung satu jam sebelum acara utama pembukaan Asian Para Games 2018 yang dimulai pukul 19.00. Acara tersebut dipandu oleh artis Raffi Ahmad.

Enam penari yang mengenakan pakaian biru dan selendang merah mendatangi Rafi Ahmad yang berdiri di atas panggung. Musik kemudian mengalun dan enam penari tadi berlenggak-lenggok. Tangan dan pinggul mereka bergerak menunjukkan simbol burung Nurbuyat yang merupakan burung cahaya dan ilmu pengetahuan.

Pada satu waktu, musik berhenti. Namun enam penari tadi tetap menari. "Meskipun musik berhenti tapi mereka tidak berhenti menari. Karena mereka menari dengan hati," tutur Rafi Ahmad di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu 6 Oktober 2018.

Riuh tepuk tangan penonton terpesona dengan kemampuan para penari tunarungu yang terhimpun dalam komunitas seni Smile Motivator itu. Pendamping enam penari tunarungu, Eneng mengatakan komunitas seni Smile Motivator menggembleng mereka sejak 2012.

Komunitas ini berkomitmen menggabungkan disabilitas dan seni menjadi sarana menyebarkan nilai-nilai positif. "Kami ingin sejuta senyum dan banyak orang tersenyum," ucap Eneng.

Informasi yang diperoleh dari akun Instagram resmi Asian Para Games 2018 @asianpg2018, melalui Instagram Story dapat diketahui bahwa Indonesia telah memenangkan beberapa pertandingan.

Di antaranya adalah:

1. Para table tennis women’s single TT11, Indonesia vs Hong Kong (3-2)

2. Para table tennis men’s single TT4, Indonesia vs Filipina (3-0)

3. Para table tennis men’s single TT4, Indonesia vs Jepang (3-0)

4. Para table tennis men’s single TT5, Indonesia vs Macao China (3-0)

5. Badminton men;s team standing, Indonesia vs Hongkong (2-0)

(Leonardus Yoga Wijanarko/transakt)