Selasa, 13 November 2018 | 13:24 WIB

LSM Jarak, Asep Irwan : Seharusnya APH Peka Dengan Kisruh Mesin Parkir Di Bandung

foto

 

Asep Irwan : Seharusnya APH Peka Dengan Kisruh Mesin Parkir Di Bandung

www.transaktual.com

Saya rasa jawaban Kadishub Kota Bandung setiap ada pertanyaan dari masyarakat jawaban hanya itu itu saja, " akan mensosialisasikan dengan maksimal," padahal yang kami harapkan pertanggung jawaban dan pelaksanaan di lapangan. 

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Lsm Jarak (Jaringan Rakyat Anti Korupsi), Asep Irwan. Menurutnya, coba periksa semua pemberitaan terkait persoalan Mesin Parkir Tepi Jalan, Kadishub Kota Bandung, Didi Ruswandi dalihnya akan dan akan, tidak ada bahasanya yang berubah. Jawabannya seperti sudah dihafal luar kepala. 

Jangan-jangan anggaran untuk sosialisasi pun sudah habis tidak karuan... Seharusnya APH (Aparat Penegak Hukum) peka terhadap kisruh Mesin Parkir Tepi Jalan Kota Bandung yang sudah bukan rahasia umum lagi. Lakukan penyelidikan dan penyidikan sampai ke pengadilan untuk masalah parkir ini jangan sampai ada pembiaran agar semuanya menjadi terang benderang dan tidak menjadi momok permasalahan yang berkepanjangan dan tanpa ujung akhir yang positif, tantangnya. 

Asep Irwan mengatakan dirinya cukup ragu terhadap tindakan hukum oleh APH. Saya tantang APH yang sudah digaji dari uang rakyat untuk mengungkap kasus Mesin Parkir itu. Tunjukkan bahwa APH adalah profesional dan proporsional, jangan hanya diucapkan dalam pidato-pidato tanpa tindakan.  Jangan kuatir karena pimpinannya dari partai politik yang sedang berkuasa. 

Uang sebesar Rp80 milyar bukan jumlah yang sedikit. Para pelaku yang terlibat janganlah coba-coba bersembunyi atau berlindung di balik ketiak partai penguasa. Saya selaku warga negara siap untuk membantu agar terungkap, tegas Asep (3/9/2018. 

Sejak dilakukannya pengadaan Mesin Parkir tahun 2016, tindakan Ormas/Lsm yang mengkonfirmasi atau melakukan unjuk rasa,  pemberitaan media yang menyorotinya, oleh Kadishub selalu dijawab sedang sosialisasi. Kapan selesainya sosialisasi yang dimaksud oleh Kadishub Kota Bandung.

(Y CHS/transakt).