Selasa, 11 Agustus 2020 | 02:35 WIB

Madura ; Pengukuran Batas Batas Persil 151, Kohir 120 di Desa Angkatan Arjasa Ditunda, Kades Absen

foto

 

Pengukuran Batas Batas Persil 151, Kohir 120 di Desa Angkatan Arjasa Ditunda, Kades Absen.

Arjasa, Kangean, Madura www.transaktual.com

Rencana pengukuran lahan atas nama Alimin Addur, persil 151, kohir 120, luas 18.250 m2, Dusun Laok Songai Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, terpaksa ditunda, padahal undangan telah diberikan oleh Biro Suara Anak bangsa Kabupaten Sumenep Madura, Furhan Aljufri, sebagai yang memfasilitasi pihak keluarga Alimin Addur kepada Kepala desa Angkatan, agar pengukuran lahannya bisa segera dilakukan.

Adapun yang hadir pada pertemuan tersebut di pendopo Kecamatan hadir Husairi Husen (Camat Arjasa) beserta jajarannya, Halim (Kepolisian Sektor Kec. Arjasa), Haryono (Koramil Kec. Arjasa), dan masyarakat desa Angkatan, Kecamatan Arjasa.

Farhan mentakan bahwa sebagai Biro Tabloid Suara Anak bangsa, Kabupaten Sumenep yang berkantor di Desa Angkatan, Arjasa selalu siap dan bersedia membantu warga yang membutuhkan bantuannya, karena media juga adalah sebagai mitra pada instansi pemerintah, Swasta dan bisa bekerja sama dalam hal penyelesaian perselisihan yang ada di masyarakat dengan pihak desa atau yang lainnya, dengan tujuan mencapai kerukunan serta kesejahteraan masyarakat.

Farhan juga menyesalkan dengan tidak hadirnya Kepala desa Angkatan, selaku yang diundang, dan juga berkompeten untuk mengukur batas batas Persil 151, padahal para Muspika masih bisa menyempatkan hadir pada pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, Husairi Husein mengatakan bahwa tanah persil 151, kohir 120 luas 18.250 M2, Dusun Laok Songai desa Angkatan, Kecamatan Arjasa tidak ada masalah, hanya tinggal kelapangan dan mengukur batas batas tanahnya saja.

Husairi juga menambahkan bahwa dirinya berniat untuk memajukan desa desa di Kecamatan Arjasa, dengan melakukan perubahan perubahan ke yang lebih baik lagi, Husairi juga berharap adanya Perdes yang mengatur patroli air diwilayahnya, dan menata kembali tempat tempat wisata yang sudah ada, agar masyarakat Kecamatan Arjasa dan masyarakat luas, bisa menikmati keindahan alam di kecamatan Arjasa.

(Rifai/M.Rahman/SB)