Selasa, 13 November 2018 | 14:15 WIB

Diduga Rata-Rata Kepala SKPD Pemkab Tapanuli Tengah Bergelimang Harta Kekayaan Berlimpah

foto

 

Contoh : Rumah Kadis Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana di Jl. Raja Junjungan Lubis.

Tapteng (Trans Aktual)

Meskipun rata-rata Kepala SKPD baik yang sudah mantan maupun yang sedang aktif, selalu bergelimang harta kekayaan diluar daerah maupun didalam daerah ditempatkan harta kekayaannya namun dipastikan siapa sajapun petugas penegak hukum yang berwenang. Melakukan penanganan kasus KKN di Sibolga – Tapteng  tidak akan dapat bergerak menghadapinya.

Pasalnya AJI MUMPUNG, AJI PEMUNKAS adalah suatu ilmu yang paling tinggi dimiliki oleh para kepala SKPD di Kab. Tapanuli Tengah. Kepada Kejaksaan Negeri Sibolga dan Kapolres Kab. Tapteng enak saja di biusnya dengan mempergunakan Aji Mumpung dan Aji Pemungkas tersebut.

Kejari dan Kapolres dalam pengamatan Trans Aktual telah masuk dalam buayan ranjang SKPD selama ini hingga sekarang, sehingga tidak dapat bergerak maju. Coba bayangkan sebut sumber Trans Aktual kasus yang telah berlangsung di antara hasil Pansus DPRD Kab. Tapanuli Tengah tentang kasus dugaan korupsi di Dinas Kelautan dan Perikanan Kab. Tapanuli Tengah telah 3 tahun lebih tidak terdengar lagi hingga sekarang. Apalagi kasus yang di laporkan LSM langsung masuk bui sebutnya.

Sekalipun anda lihat Rumah Gedong Arta Siregar di Jl. Raja Junjungan Lubis bernilai Rp.1,5M lebih belum lagi tanahnya disana sini hanya dengan menduduki 1 tahun kepala kantor Diklat dan 2 tahun menjadi Kadis Pengendalian Penduduk dan keluarga berencana bisa tersandung akan UU pencucian uang, tidak logika.

Anda lihat juga harta kekayaan Erwin Marpaung, yang mantan kabag ekbang, kemudian  Kadis Pertanahan dan kini jadi Plt. Kadis Perizinan Satu Atap anda kira akan tersandung pada UU pencucian uang? Ah anda itu bermimpi sebutnya mengakhiri.

Trans Aktual tentu perlu menghimbau para Aparatur Sipil Negara yang pemegang SKPD jangan takut membangun rumah besar-besar di Kab. Tapanuli Tengah terutama di Kota Pandan, ibukota Kab. Tapanuli Tengah demi percepatan keindahan kota.

Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga telah enak tidurnya dirumah Dinas yang dibangun Pemda (Rehabilitas) yang sudah sejuk dan anggun ditambah pemberian mobil dinas dari Pemkab Tapanuli Tengah meskipun uang anggarannya diperoleh dari DAU yang seyogianya untuk masyarakat Tapanuli Tengah. Tentu tidak akan berani bangun.

Demikian pula Kapolres Kab. Tapanuli Tengah sudah tenang-tenang merasakan enaknya atas pembangunan Pemkab Tapanuli Tengah akan pertambahan luas gedung Reskrim Polres ditambah mobil kendaraan yang diberikan Pemkab Tapanuli Tengah, demi memperlancar tugas Kapolres meskipun anggaran DAU itu adalah untuk diperuntukkan kepada masyarakat.

Jadi tidak usah segan-segan para mantan maupun yang masih aktif bekerja kepala SKPD melakukan pembangunan rumah mewah, maupun ruko demi mempercepat keindahan ibukota Kab. Tapanuli Tengah himbau sumber Trans Aktual. Sebab penegak hukum diduga sudah tertidur nyenyak keenakan, Semoga hukum di negeri ini berlaku bagi semua warganya. (dp)

Pandan, 18 Agustus 2018

Pengirim DAFTAR PASARIBU