Kamis, 16 Agustus 2018 | 22:29 WIB

Pangdam III/Slw ; Siapa Diri Kita, Mau Apa Kita, Jadilah Jurnalis Yang Dapat Menulis Dengan Nurani

foto

 

Pangdam III/Slw - Siapa Diri Kita, Mau Apa Kita, Jadilah Jurnalis Yang Dapat Menulis Dengan Nurani, Sehingga Menjadikan Edukasi yang Baik Buat Pembaca.

Bandung, www.transaktual.com

Pangdam III/Siliwangi Adakan Silaturahmi Dan Coffee Morning Dengan Insan Media yang dilaksanakan di Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh Bandung, Rabu (25/07/18).

Dalam giat tersebut Pangdam III/Siliwangi dalam sambutannya mengatakan , "Senjata utama Jurnalis adalah tinta, oleh karena itu sebagai jurnalis kita harus dengan nurani, angkat dan tulislah yang benar, yang tulus tetapi janganlah menulis yang mengakibatkan munculnya perpecahan, keributan ataupun yang yang merusak keutuhan NKRI, wartawan yang sejati adalah, wartawan yang bisa menjaga keutuhan NKRI, maka janganlah menulis suatu kejadian yang bohong atau hoax, dan jadilah wartawan yang mulia, "Begitu yang diungkapkan oleh Pangdam III/Siliwangi dalam Cooffee Morning" di Makodam III/Slw.

Wartawan merupakan sahabat dan mitra TNI, yang akan mengawal kemajuan dan keberhasilan Negara yang di jalankan oleh TNI, maka dengan itu wartawan harus menulis dengan baik dan benar adanya, terutama dalam pengawalan program Citarum Harum.

Kami akan perbaiki ekosistem, tatakelola air dan mutu air, di Citarum kami turunkan 22 Dansektor, untuk memimpin keberhasilan program citarum, maka kami melayani masyarakat selama 24 jam.

Memang banyak kendala dilapangan bahwa masyarakat masih belum disiplin dalam kebersihan, para pabrik masih ada yang membuang limbahnya ke sungai, sehingga Citarum masih kotor, dan kami terus mensosialisasikan kebersihan dan perlu tertibnya pengolahan IPAL pada tiap Individu industri, masalah sosialisasi inilah yang membuat program Citarum Harum telat.

Oleh karena itu bagi pabrik yang masih membuang limbahnya ke Citarum akan kami tutup, akan kami cor karena itu adalah perbuatan yang melanggar hukum, oleh karena itu saya harapkan pada para penegak hukum tindaklah para pabrik yang melanggar hukum jangan sampai masuk angin dalam tindakannya, "Sambut Pangdam".

Jurnalist adalah mitra kami dalam mensukseskan program Citarum Harum, maka kami harapkan kekompakan dengan profesional jurnalist yang akan mengawal giat pasukan satgas kami.

Kaitan dengan Citarum Harum, kita harus ketahui bahwa menyusutnya air tanah yang membuat rusaknya ekosistem, yang diakibatkan oleh Penyedotan Air Tanah sebagai kebutuhan Produksi Pabrik, Penanaman Petani Kentang di Pegunungan, ini semua adalah sebuah kesalahan dan inilah yang mengakibatkan erosi dan banjir yang merusak dataran.

Harapan TNI adalah ingin menyelamatkan semua itu termasuk ekosistem, biopori, penghijauan dengan tanaman keras hal inilah yang akan menyelamatkan mata air yang bersih dan jernih, juga akan menyelamatkan sungai citarum. 

(Purwadhi/Kapendam III Siliwangi).