Senin, 25 Maret 2019 | 19:46 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Serahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas Di Kabupaten Tapanuli Tengah

foto

 

Bupati Tapanuli Tengah Serahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas Di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Tapteng Trans Aktual.

Pandan – Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani menyerahkan Sertifikat Akreditasi Puskesmas kepada 11 (sebelas) Kepala Puskesmas (Kapus) di Kabupaten Tapanuli Tengah (Kab. Tapteng) bertempat di Grand Ball Room Hotel PIA Pandan, Jumat (01/03/2019). Sertifikat Akreditasi Puskesmas itu merupakan Sertifikat Madya dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Sebelas Puskesmas itu antara lain Puskesmmas Pulo Pakkat di Kecamatan Sukabangun, Puskesmas Sibabangun di Kecamatan Sibabangun, Puskesmas Pandan di Kecamatan Pandan, Puskesmas Pinangsori di Kecamatan Pinangsori, Puskesmas Hutabalang di Kecamatan Badiri, Puskesmas Kalangan di Kecamatan Pandan, Puskesmas Sarudik di Kecamatan Sarudik, Puskesmas Tukka di Kecamatan Tukka, Puskesmas Kolang di Kecamatan Kolang, Puskesmas Sorkam di Kecamatan Sorkam. Sepuluh puskesmas itu memperoleh akreditasi pada tahun 2018 Puskesmas Poriaha di Kecamatan Tapian Nauli yang memperoleh akreditasi pada tahun 2017.

Acara itu dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan Doa oleh Masrul Nainggolan. Bupati Tapteng Baktiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya mengucapkan selamat atas pencapaian akreditasi Puskesmas dan berpesan agar selalu meningkatkan pelayanan khususnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Saudara-saudari yang saya cintai, selamat atas pencapaian akreditasi ini. Berbicara kesehatan tentulah berhadapan dengan masyarakat luas. Saya berharap kepada Kepala Dinas Kesehatan agar dapat menindaklanjuti kelengkapan puskesmas yang belum terakreditasi. Kapus harus tunjukkan kinerja di Tapanuli Tengah ini,” kata Bupati Tapteng dalam sambutannya.

“Yang penting pelayanan yang lebih diutamakan. Kalau sekarang saya Bupati, itu karena Allah SWT dan besok saya tidak Bupati itu juga karena Allah SWT. Lebih baik kehilangan sesuatu demi Tuhan daripada kehilangan Tuhan demi sesuatu. Kepada Kapus dan paramedis di Puskesmas terus berpacu mengabdi pada masyarakat dan menjamin kesehatan masyarakat. Kalau ada masyarakat yang sakit atau butuh pertolongan, jangan tanyakan dulu darimana dan bagaimana, namun dengan sigap menanyakan apa keluhannya dan diagnosa apa penyakit yang dideritanya, administrasi belakangan,” tutur Bupati Tapteng memotivasi para Kapus, paramedis dan pemangku kepentingan terkait bidang kesehatan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Hutabalang Drg. Devri Stevani Rambe sebagai Perwakilan Puskesmas yang mendapatkan Sertifikat Akreditasi menyampaikan bahwa akreditasi puskesmas adalah penilaian dan pengakuan dari pihak eksternal, yang dalam hal ini Komisi Akreditasi dan/atau Perwakilan di Provinsi terhadap Puskesmas mengenai sistem penyelenggaraan pelayanan dan upaya pokok serta sistem manajemen mutu Puskesmas sesuai dengan standar yang ditetapkan. Dasar utama kebijakan penyelenggaraan Akreditasi Puskesmas adalah Peraturan Menteri Kesehatan nomor 75 tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat dan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Praktik Mandiri Dokter, dan Praktik Mandiri Dokter Gigi.

Tujuan utama Akreditasi Puskesmas adalah untuk pembinaan peningkatan mutu, kinerja melalui perbaikan yang berkesinambungan terhadap sistem manajemen, sistem manajemen mutu, sistem penyelenggaraan pelayanan dan upaya kesehatan, serta penerapan manajemen risiko. Hal ini bukan sekedar penilaian untuk mendapatkan sertifikat akreditasi. Pendekatan yang dipakai dalam Akreditasi Puskesmas adalah keselamatan dan hak pasien dan keluarga, dengan tetap memperhatikan hak petugas. Prinsip ini ditegakkan sebagai upaya meningkatkan kualitas dan keselamatan pelayanan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam, S.KM, M.Kes dalam laporannya menyampaikan bahwa pusksemas yang menerima akreditasi ada sebanyak sebelas puskesmas. Sepuluh puskesmas yang terakreditasi tahun 2018 dan satu puskesmas terakreditasi pada tahun 2017. Semua puskesmas yang menerimana akreditasi ini adalah Madya.

“Saya mengucapkan terima kasih selaku Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah kepada Pendamping Akreditasi yang telah banyak membantu, terutama Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Winda Darpiannur, M.Kep Ns Sp Kep An, dengan timnya yang telah mendukung sehingga sebelas puskesmas ini berhasil meraih akreditasi dengan nilai yang memuaskan, yaitu Madya. Dengan adanya akreditasi ini sangat membantu pelayanan bagi masyarakat, terutama dari segi sumber daya manusia. Ini juga dapat menunjang kinerja dokter baik dokter gigi, dokter umum,k esegatan gizi, kesehatan lingkungannya. Bapak Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani sangat mendukung untuk kegiatan akreditasi ini. Kepada Puskesmas yang dapat nilai Madya tolong dipertahankan. Admistrasi agar tertib, pelayanan kemasyarakat 24 jam stand by. Terima kasih kepada Kepala Puskesmas yang telah bersusah payah mendapakan akreditasi ini. Pada tahun 2020 kita targetkan semua Puskesmas di Tapanuli Tengah terakreditasi Madya,” kata Kadis Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam, S.KM, M.Kes.

Acara juga turut dihadiri Kadis Kesehatan Kab. Tapteng Nursyam, S.KM, M.Kes, Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Ewiya Laili, S.KM M.kes, Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Winda Darpiannur, M.Kep Ns Sp Kep An, Kepala Puskesmas se Kab. Tapteng dan jajaran Dinas Kesehatan Kab. Tapteng.

HM.Htg/transakt