Sabtu, 23 Februari 2019 | 14:36 WIB

Kajati Jabar : Laporkan Jaksa Nakal Ke Website Kejati Jabar

foto

 

Kajati Jabar : Laporkan Jaksa Nakal Ke Website Kejati Jabar.

BANDUNG – www.transaktual.com

Kajati Jabar (Kepala Kejaksaan Tinggi  Jawa Barat) mempersilakan masyarakat untuk melapor apabila menemukan Jaksa nakal yang meminta sejumlah uang. Jaksa yang terbukti, bakal ditindak tegas. Masyarakat bisa mengadukan Jaksa nakal ke Kejati Jabar melalui website www.kejati-jabar.go.id. Kejaksaan berjanji akan menindak tegas oknum jaksa di Jabar yang terbukti melakukan pungli atau memeras.

Hal itu disampaikan Kepala Kejati Jabar Raja Nafrizal setelah Pencanangan WBK (Wilayah Bebas Korupsi) dan WWBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) di Kantor Kejati Jabar, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung (10/1/2019).

"Semua pengaduan. Adu lah siapa yang mau diadu. Kami ingin berubah, masyarakat bantu mengubah," ucap Raja.

Pengaduan terhadap Jaksa nakal tersebut termasuk dalam pencanangan Kejati Jabar untuk wilayah bebas korupsi (WBK) dan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih Melayani) tahun 2019. Untuk mencapai target itu, memang perlu perubahan termasuk dalam individu Jaksa, katanya.

"Semua harus punya komitmen perubahan mindset, etos kerja juga harus mempertanggung jawabkan apa yang kita terima dari negara untuk melayani masyarakat," kata mantan Kajati Aceh itu.

Karena itu perlu komitmen dari mulai tingkat atas hingga bawah. "Kita dulu ada istilah kalau dipersulit kenapa dipermudah, jual beli perkara itu sudah, hapus semua itu," tegasnya.

"Tetap kita proses. Selama ini ada pengawasan dan sudah jalan juga kita memecat orang banyak. Ke depan lebih banyak lagi, masyarakat bisa mengakses," kata Raja saat dikonfirmasi wartawan tentang sanksi Jaksa nakal yang terbukti memeras atau melakukan pungli.

Launching pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM tersebut merupakan  tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 81/2010 Tentang Grand Design Reformasi Birokrasi yang mengatur Tentang Pelaksanaan Program Reformasi Birokrasi dan sesuai Permenpan RB Nomor 52/2014 Tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM. (Y CHS/transak).