Rabu, 24 Oktober 2018 | 05:06 WIB

Akhirnya Polisi Tahan Ratna Sarumpaet si Pembohong

foto

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Jakarta – www.transaktual.com

Polisi resmi menahan Ratna Sarumpaet terkait kasus hoax penganiayaan dirinya. "Alasannya adalah subjektivitas penyidik. Jangan sampai melarikan diri, jangan sampai mengulangi perbuatan, dan menghilangkan barang bukti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Argo mengatakan Ratna ditahan untuk 20 hari ke depan. Penahanan terhitung malam ini. "Penyidik setelah melakukan penangkapan dan mulai malam ini penyidik melakukan penahanan," kata Argo.

Argo mengatakan Ratna juga telah menandatangani surat penahanan tersebut. Surat perintah penahanan Ratna bernomor SPhan/925/10/2018 Dit.Reskrimum Polda Metro Jaya. "Dimulai malam ini, yang bersangkutan tersangka sudah menandatangani," ujarnya.

Ratna ditangkap saat hendak terbang ke Chile di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10) malam. Polisi juga sempat menggeledah rumah Ratna dan menyita barang bukti.

"Yang bersangkutan tadi malam kita tangkap, kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya dan dilakukan pemeriksaan. Jadi setelah pemeriksaan, karena kita mau melakukan penggeledahan, pemeriksaan dihentikan sementara. Setelah itu, setelah penggeledahan rumahnya, kita kan menemukan hasil penggeledahan, ada laptop, kemudian ada buku agenda, ada flashdisk, kemudian ada baju yang digunakan," ujar Argo.

Ratna kembali menjalani pemeriksaan lanjutan pada sore ini. Selepas pemeriksaan, Ratna resmi ditahan di Mapolda Metro Jaya.

Ditahan Untuk 20 Hari Kedepan.

Polisi akhirnya melakukan penahanan terhadap aktivis Ratna Sarumpaet yang berstatus tersangka kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks mengenai penganiayaan terhadapnya.

Penahanan ini membuat Ratna harus bertahan di Rutan Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan. "Ditahan di Polda Metro Jaya 20 hari ke depan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/10/2018).

Mengenai hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap Ratna selama 1x24 jam, Argo enggan mengungkapkannya. "Nanti ya itu adalah untuk keterangan yang bersangkutan. Jadi kita belum bisa menyampaikan secara rinci," tukas Argo.

Seperti diketahui, polisi telah menetapkan Ratna Sarumpaet tersangka menyebarkan berita bohong alias hoaks soal penganiayaan. Dirinya ditangkap tadi malam di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (4/10/2018) malam. Dia diciduk sebelum naik pesawat meninggalkan Indonesia.

Ratna disangkakan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE terkait penyebaran hoaks penganiayaan.

Atas kasus tersebut, Ratna terancam 10 tahun penjara. Ratna juga terancam pasal 14 UU nomor 1 tahun 1946. Pasal ini menyangkut kebohongan Ratna yang menciptakan keonaran.

(Fahdi Fahlevi/transakt)