Rabu, 8 April 2020 | 00:52 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Serahkan Tali Asih Kepada 700 KK Warga Kecamatan Badiri dan Sibabangun

foto

 

Bupati Tapanuli Tengah Serahkan Tali Asih Kepada 700 KK Warga Kecamatan Badiri dan Sibabangun.

www.transaktual.com

Dalam rangka menyambut Hari Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani salurkan tali asih kepada 700 Kepala Keluarga (KK) di dua kecamatan, yaitu 600 KK warga Kecamatan Badiri di Gereja HKBP Hutabalang dan 100 KK warga Kecamatan Sibabangun di Aula Kantor Camat Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) pada Selasa (17/12/2019).

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul dan Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Rahmansyah Sibarani, SH mengucapkan Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2020 kepada masyarakat Tapteng.

Pada saat memberikan tali asih, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani juga berbaur dengan masyarakat. "Saya sebagai Bupati Tapanuli Tengah bersama Wakil Bupati Bapak Darwin Sitompul, atas nama Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Tengah, serta atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan Selamat Hari Natal 25 Desember 2019 dan Selamat Tahun Baru 2020 kepada Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, warga Kecamatan Badiri dan Sibabangun yang merayakannya," kata Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Bupati Tapanuli Tengah menjelaskan bahwa tali asih yang diberikan ini merupakan bagian dari tali asih yang diberikan kepada 8.000 kepala keluarga, masyarakat Tapteng. Masing-masing keluarga akan menerima bantuan tali asih berupa 5 kg Beras, 2 botol Sirup, dan Uang Rp. 200.000. Total tali asih yang akan disalurkan, yaitu Rp. 1,6 milyar, 40 ton beras, dan 16.000 botol sirup.

“Bapak, Ibu, Saudara-saudara sekalian, hari ini kami memberikan tali asih untuk warga Kecamatan Badiri sebanyak 600 paket dan warga Kecamatan Sibabangun 100 paket. Tali asih ini berasal dari bantuan pribadi kami Bupati dan Wakil Bupati, dan Saudara kita ASN Pemkab Tapanuli Tengah umat Kristiani, juga ditambah bantuan dari perusahaan-perusahaan yang berada di Kabupaten Tapanuli Tengah," kata Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya.

Bupati Tapanuli Tengah mengatakan bahwa pemberian tali asih ini telah dilakukan sejak tahun 2018 dan setiap tahunnya akan dilaksanakan selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah.

Disini hadir bersama kita Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara, abanganda Rahmansyah Sibarani. Pada kesempatan yang berbahagia ini kami perlu mengingatkan kita semua bahwa kita bersaudara. Agama tidak pembatas berkeluarga, agama pemersatu bagi kita, bahwa kita makhluk ciptaan Tuhan. Perbedaan keyakinan jangan sampai memutuskan tali silaturrahmi di antara kita. Perbedaan agama bukan jadi penghalang bagi kita semua tapi justru menjadi pemersatu kita.

Doakan kami agar selalu dalam lindungan Tuhan. Semoga kita semua dilindungi Tuhan. Bapak, Ibu, Saudara-saudaraku gunakanlah paket tali asih ini dengan sebaik-baiknya," pesan Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani.

Selanjutnya, Bupati Tapanuli Tengah kembali memaparkan selama dua tahun berjalan kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Tapanuli Tengah fokus membangun infrastruktur, seperti jalan dan jembatan yang menjangkau wilayah perdesaan, serta sarana dan prasarana lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapteng. Pemkab Tapteng juga membangun, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial memasyarakatan, perekonomian, dan sektor-sektor lainnya.

Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani juga memaparkan saat ini fokus memberantas narkoba dan berbagai usaha dan tempat maksiat. 973 tempat usaha maksiat telah ditutup di wilayah Tapteng. Minimal Rp. 973 juta uang masyarakat per hari diselamatkan dari usaha-usaha maksiat itu jika setiap tempat maksiat menyedot Rp. 1 juta uang masyarakat per hari.

Pada kesempatan itu, Bupati Tapanuli Tengah. Bakhtiar Ahmad Sibarani juga mengkampanye kan pemberantasan narkoba di wilayah Tapteng.

Bapak Ibu, Saudara-saudara sekalian, kami ingatkan lagi kepada kita semua bahwa mulai 1 Januari 2020, akan berlaku peraturan desa/kelurahan atas sanksi sosial yang diberikan kepada warga Tapanuli Tengah yang terlibat Narkoba. Jika ada yang memakai Narkoba dan tertangkap, serta diproses hukum akan diusir selama 15 tahun tidak dapat kembali ke Kabupaten Tapanuli Tengah. Untuk Bandar dan/atau Pengedar Narkoba tertangkap dan diproses hukum maka tidak dapat lagi kembali selamanya ke Kabupaten Tapanuli Tengah," jelasnya.

"Pemberantasan narkoba kita lakukan untuk dapat melindungi generasi bangsa ini dari bahaya dan kerusakan yang ditimbulkan penyalahgunaan narkoba. Kita semua ketahui, narkoba merupakan musuh negara, musuh kita bersama. Narkoba dapat merusak generasi bangsa,” ujar Bupati Tapanuli Tengah.

“Saya Bupati bersama Wakil Bupati, dan jajaran menyatakan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa lebih ditingkatkan. Kami tidak manusia sempurna, sudah barang tentu kami memuliki dosa karena kami bukan orang yang sangat sempurna. Setiap persoalan pasti ada jalan keluar karena Tuhan tidak menguji seseorang melainkan di batas kemampuannya menerima cobaan itu. Banyak orang mengeluh akibat kemampuan yang kurang pada dirinya tetapi sedikit orang yang bersyukur akan nikmat Tuhan akan kelebihan yang ada pada dirinya. Yakinkan, bagi Tuhan tak ada yang mustahil,” kata Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani.

“Selamat Natal dan Tahun Baru 2020. Semoga tali asih ini dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Semoga kita semua selalu dikasihi dan dilindungi Tuhan,” tuturnya.

Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu (PMPPTSP) Tapteng, Drs. Erwin Marpaung yang juga selaku Ketua Lembaga Sosial Peduli Kasih Tapteng, Plt Camat Badiri Ernawati Pohan, S.Sos, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Badiri, masyarakat, serta undangan lainnya. Juga di Kecamatan Sibabangun dihadiri oleh Camat Sibabangun Maslina dan jajaran, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Sibabangun.

 

"Horas M.Htg/transakt"