Kamis, 16 Agustus 2018 | 22:29 WIB

Giat Satgas Pangan Daerah di Pasar Kiara Condong dan Superindo Dago Bandung

foto

 

Bandung, www.transaktual.com

Satgas Pangan Daerah telah melaksanakan pengecekan terhadap harga Daging Ayam Ras & Telur di Pasar Kiara Condong yang beralamat di Jln.Kiara Condong Bandung, Selasa (24/07/18).

Kegiatan sidak pasar Kiara Condong di pimpin oleh Dir Reskrimsus Polda Jabar Kombes Pol Samudi Sik MH selaku Ketua Satgas Pangan daerah yang di hadiri oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, BPOM Provinsi Jawa Barat, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura dan Divre Bulog Provinsi Jawa Barat.

Hasil dari pengecekan tersebut didapat keterangan bahwa :

1. Pedagang ayam di pasar menjual ayam yang sudah dipotong ukuran besar dengan harga Rp.40.000,-/ kg sedangkan harga ayam untuk ukuran kecil dengan harga Rp.45.000,-/kg. Pedagang ayam tersebut mendapatkan daging ayam potong dari bandar yang bernama Amud yang beralamat di Jalan Kebaktian Kota Bandung dan Herianto yang beralamat di Jalan Buah Batu Kota Bandung denga harga ayam masih hidup Rp. 27.000,-/kg sampai dengan Rp. 28.000,-/kg

2. Pedagang telur di pasar menjual Telur dengan harga Rp.26.000,-/kg, telur tersebut diperoleh dari Glosir Edi yang beralamat di Jalan Kiara Condong Kota Bandung dan dari Glosir Antomoro Jono yang beralamat di Jalan Raya Binong Kota Bandung dengan harga Rp. 24.000,-/kg.

Selanjutnya kegiatan sidak pasar dilaksanakan di pasar modern atau Ritel Superindo Dago yang beralamat di Jalan Ir H Juanda No. 40 - 44 Dago Kota Bandung

Dari hasil pengecekan diketahui bahwa harga telur ayam yang di jual di Superindo Rp. 26.350,-/kg di beli dari PT Sido Jaya yang beralamat di jalan Rajawali Kota Bandung dengan harga Rp. 25.500,-/kg

Sementara untuk harga daging ayam di jual dengan harga Rp. 45.595,- yang dibeli dari PT Sentra yang beralamat di Jalan Holis Kota Bandung seharga Rp. 40.500,-/ kg.

Dari kegiatan Sidak Pasar ini diharapkan dapat mengatahui harga riil daging ayam dan telur di Pasar tradisional maupun pasar modern dan mengetahui siapa pemasok atau bandar serta darimana produsennya sehingga dapat diketahui penyebab dari kenaikan harga ayam berikut telur ayam.

(Purwadhi/Kabidhumas Polda Jabar)