Minggu, 25 Oktober 2020 | 12:20 WIB

Minta Nasehat LAMR, Balon Bupati Bengkalis Kasmarni diberi Tunjuk Ajar Melayu

foto

 

Minta Nasehat LAMR, Balon Bupati Bengkalis Kasmarni diberi Tunjuk Ajar Melayu.

Transaktual.com - 

Tokoh perempuan Bengkalis, Kasmarni S.Sos MMP, Selasa pagi (01/09/2020) mendatangi Gedung Lembaga Adat Melayu Mandau (LAMR) Kecamatan Mandau di Komplek LAMR Mandau, Simpang Pokok Jengkol Duri.

Kedatangan bakal calon bupati Bengkalis yang diusung Partai PAN, PBN, Nasdem, Gerindra dan Demokrat ini untuk menjalin silaturahmi sekaligus meminta nasihat dan doa terkait pencalonannya di Pilkada Bengkalis 2020.

Didampingi putrinya Fanny Anggraini, Kasmarni disambut sejumlah tokoh melayu, jajaran pengurus serta Puan Melayu. Perempuan Melayu yang bergelar Datin Seri Junjungan Negeri disambut dengan tata cara melayu, tepuk tepung tawar oleh sejumlah tokoh.

Kesempatan itu, Kasmarni menyampaikan rasa bahagia bisa bersilaturrahmi, duduk bersama dengan sejumlah tokoh dan pengurus LAMR yang dirasa seperti ditengah keluarga sendiri.

"Terimakasih sebesar-besarnya kepada pengurus LAMR yang sudah menerima silaturrahmi ini. LAMR merupakan tempat kami bertanya dan meminta petunjuk. Niat kami maju, betul-betul ingin bagaimana kabupaten Bengkalis bisa lebih baik dan sejahtera," ujar mantan Camat Pinggir ini.

Disampaikan Kasmarni tunjuk ajar melayu sangat di butuhkannya maju sebagai bakal calon bupati Bengkalis satu-satunya dari perempuan. Tunjuk ajar ini menjadi pedomannya melangkah dan menjalankan amanah jika nanti di beri kesempatan menjadi bupati Bengkalis.

"Tunjuk ajar LAMR sangat kami harapkan. Mudah-mudahan dengan tunjuk ajar ini apa yang menjadi hajatan kami bisa disejalankan dan segala urusan bisa dimudahkan," ujar perempuan bersahaja ini.

Terkait hajatan Kasmarni ini, Ketua MKA LAMR Datuk H Arwan Mahaidin dan Ketua DPH Datuk H. Revolaysa pun memberi tunjuk ajarnya.

'Sesungguhnya kepemimpinan itu adalah amanah yang harus di ambil dengan baik. Elok kampung ada tuanya elok negeri ada pemimpinnya. Adat hidup seorang pemimpin taat setia dengan iklasnya," ujar H Arwan Mahidin Rani.

Disampaikan kepemimpin tempat minta amanah. Kepemimpinan penyuluh dalam gulita. Kepemimpinan dapat mencelikan mata. Kepemimpinan tempat bertanya. Kepemimpinan menjadi petunjuk langkah  mengandung tuah dan amanah,

"Setelah diamanahkan sebagai pemimpin/bupati tunjuk ajar dan petuah harap dijalankan. Adat hidup menjadi rakyat kepada pemimpin selalu taat.

Mana yang busuk sama di kerat. Yang runcing sama di kerat. Yang runcing sama di pepat. Mana yang renggang sama dirapat. Mana yang jauh sama diperdekat. Mana yang hilang sama diingat.

Dalam laba sama mendapat," urainya lagi.

Senada Datuk Revolaysa menyampaikan agar Kasmarni bisa menjadi
pemimpin yang mampu menjadi pembimbing. Menjaga dan penuntun masyarakat untuk kepentingan hidup dunia dan akhirat.

"Dengan mengharap Ridho Allah kepada Datin Kasmarni apabila amanah diberikan, sejatinya budi pekerti moralitas harus di junjung tinggi," harapnya.

(Jack's/transakt)