Sabtu, 15 Desember 2018 | 06:47 WIB

Kejagung Datangi Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya

foto

 

Kejagung Datangi Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya.

Tasikmalaya – www.transaktual.com

Petugas dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) datangi Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya Pada Kamis (29/11/2018). 

Kedatangan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) ini untuk mengundang langsung kelompok tani di Sejumlah wilayah Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat yang menerima bantuan alsintan tahun 2015.

Pertemuan Di  Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat di dampingi Kejagung RI serta  didampingi oleh petugas dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya serta mendapatkan pengawalan Ketat dari Aparat Kepolisian Polres Kabupaten Tasikmalaya bersejata lengkap.

Meski belum diketahui secara pasti apa isi pertemuan tersebut. Pasalnya baik petugas dari Kejagung RI dan Kejari Kabupaten Tasikmalaya enggan memberikan komentar terkait pertemuan tersebut.

Bahkan Tim Pemeriksa Khusus Tindak Pidana Korupsi (Saksus Tipikor)  Kejagung RI, Faried saat keluar dari ruangan lebih memilih bungkam dan enggan berkomentar kepada sejumlah wartawan.

"Sesuai perintah pimpinan, kita no coment," kata Farid. Saat di tanya sejumlah perwakilan Kelompok Tani Desa Ciawang Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Dadan mengatakan, saat pertemuan di dalam ia ditanya soal bantuan pompa air untuk kelompok taninya yang diterima tahun 2015 lalu.


Lebih lanjut Dadan Menuturkan "petugas, Memberikan pernyataan bahwa pernah menerima. Saya lupa poin apa saja yang ditanya) Dari Kejaksaan," ujarnya.

Sementara itu jawaban yang sama di samakian Nasihin , perwakilan Mekarsari 5 Desa Kubangsari Kecamatan Cikalong, ia mengatakan, saat di dalam ia ditanya soal bantuan traktor roda empat, traktor roda dua dan mesin pompa air yang diterima oleh kelompoknya tahun 2015.

"Sudah diterima dan sesuai. Tidak ada masalah. Yang saya terima satu unit. Satu kelompok satu unit," katanya.

Lebih lanjut Nasihin menuturkan,”sebelum dikumpulkan di Dinas Pertanian, sebelumnya memang ada konfirmasi dan undangan secara resmi dari pihak Kejaksaan paparnya.

(andri/transakt)