Selasa, 13 November 2018 | 14:34 WIB

POLSEK PAMEUNGPEUK MUSNAHKAN MIRAS HASIL OPERASI CIPTA KONDISI

foto

 

Polsek Pameungpeuk Musnahkan Miras Hasil Operasi Cipta Kondisi.

BANDUNG,- www.transaktual.com

Polsek Pameungpeuk Polres Bandung musnahkan ratusan liter minuman keras (miras) jenis tuak dan oplosan ke saluran irigasi hasil dari kegiatan operasi cipta kondisi yang dilaksanakan jajarannya di dua desa di Kecamatan Pameungpeuk dan Arjasari, Sabtu (7/7/2018).

Kegiatan pemusnahan ini dilakukan dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa Baros Kecamatan Arjasari, tokoh masyarakat dan warga.

“Pemusnahan miras ini hasil dari cipta kondisi yang bertujuan untuk menekan segala bentuk kejahatan dan tindak kriminal khususnya di Kecamatan Pameungpeuk dan Kecamatan Arjasari,” kata Kapolsek Pameungpeuk Kompol Rahmat Dasep saat memberikan keterangannya kepada wartawan seusai kegiatan.

Ditambahkan oleh Kapolsek, “Terutama jelang perhelatan Asian Games yang akan dimulai pada bulan Agustus ini, selain miras, kita juga akan menekan kegiatan premanisme semaksimal mungkin secara kontinyu,” tegasnya.

“Untuk itu, kami juga perlu partisipasi dan peran aktif dari masyarakat. Saya yakinkan kepada warga masyarakat bahwa kami tidak akan tinggal diam,” ucap Kapolsek.

“Saya tegaskan kepada para penjual miras ilegal ini untuk segera berhenti dan tidak mengulangi lagi kegiatannya menjual miras,” pungkas Kapolsek menekankan.

Dikesempatan yang sama, Kepala Desa Baros Kecamatan Arjasari, Anton Rudiana, dihadapan wartawan mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polsek Pameungpeuk juga kepada jajaran Satpol PP yang telah bekerjasama dengan pihaknya untuk secara bersama-sama menyisir dan menyikapi permasalahan-permasalahan diwilayah desanya terutama yang berkaitan dengan miras. “Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini menjadi pembelajaran bagi semua warga masyarakat,” ucap Anton.

“Saya mengajak dan menghimbau terutama kepada warga Desa Baros Kecamatan Arjasari dan tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh pemuda untuk bekerjasama menyikapi permasalahan peredaran miras ini agar tidak terjadi lagi,” harapnya.

[FANNY]