Kamis, 16 Agustus 2018 | 22:29 WIB

Puluhan Orang Unjuk Rasa di Kejari Bale Bandung, Protes Penahanan Dahlan Singarimbun

foto

 

Puluhan Orang Unjuk Rasa di Kejari Bale Bandung, Protes Penahanan Dahlan Singarimbun.

www.transaktual.com

Puluhan Orang Unjuk Rasa di Kejari Bale Bandung, Protes Penahanan Dahlan Singarimbun. Penahanan dilakukan sejak Dahlan Singarimbun dijadikan tersangka perbuatan tidak menyenangkan oleh Penyidik Polda Jabar.

Informasi yang diperoleh dari Verawati Singarimbun menyebutkan bahwa ayahandanya bernama Dahlan Singarimbun ditahan oleh penyidik Reskrim Subnit 3 Unit 3 Ranmor sejak 26 Juli 2018. Penahanan dilanjutkan oleh Kejaksaaan Negeri Kabupaten Bandung. Dalam hal ini Dahlan disangka telah melanggar Pasal 335 ayat (1) KUHPidana. 

Adapun sangkaan yang dilakukan kepada Dahlan, karena berteriak dan mengancam/melempar batu ke supir beko milik PT. Bandung Pakar. Laporan dilakukan pada tanggal 25 Mei 2018 oleh Supir beko yg dilaporkan tgl 25 Mei 2018 dan ditahan 26 Juli 2018. Menurut Verawati, tidak ada bukti dan saksi.  "dgn alat bukti saksi dan ahli....batu tidak ada dll," ujarnya. 

Kejari Kab Bandung Tahan Dahlan Singarimbun Puluhan Orang Lakukan Protes

Verawati Singarimbun mengungkapkan bahwa pihaknya akan bertahan, Dahlan Singarimbun telah di kriminalisasi karena mempertahankan jalan yang telah dibukanya sejak lama."Kami tetap akan bertahan menuntut keadilan bapak kami. Bapak kami di kriminalisasi. Bapak saya hanya mempertahankan jalan masyarakat/jalan desa yg ada sejak dulu sebelum kami lahir.  Diduga instansi/lembaga pasang badan buat pengusaha PT. Bandung pakar/resort dago pakar (daerah resapan air /KBU)." 

Sebelum perkara diserahkan oleh Penyidik Polda Jabar, pihak Dahlan Singarimbun telah mengajukan Permohonan Praperadilan di PN Bale Bandung. Seyogyanya PN Bale Bandung memeriksa permohonan tersebut pada 7 Agustus 2018. Pemeriksaan tertunda karena pihak Termohon/Polda Jabar belum hadir. 

"Kami sudah pra peradilan di pengadilan negeri. Kemaren sidang pertama. Selasa 7 agustus.  Tpi pihak dari polda tidak datang.  Malamnya lawyer kami di tlp. penyidik polda p21 besok di limpahkan.  Yaitu hari ini, " kata Verawati melalui Whatsappnya (8/8/2018).

Meski ditolak, Kejari Kabupaten Bandung telah menahan Dahlan Singarimbun sejak saat ini (8/8/2018) sampai 20 hari ke depan. Penahanan ini merupakan lanjutan dari penyidik. Menurut Verawati, tersangka ditahan di Lapas Kelas II A Jelekong sesuai dengan Surat Perintah Penahanan Nomor : PRINT-410/O.2.29/Epp/2/8/2018 tanggal 8 Agustus 2018 yang ditandatangani I Wayan Wiradarma, SH Kasi Pidum Kejari Kabupaten Bandung selaku Penuntut Umum.

" Kami punya laporan dua di polda Jawa barat. 3 Laporan di polres soreang dan 1laporan di propam Polda Jabar tapi belum d tanggapi sampai sekarang. Sedangkan dari PT. Bandung Pakar langsung cepat d tanggapin. Mohon bantuannya supaya disebarkan kepada pers " ujar verawati singarimbun anak dahlan singarimbun, di Lokasi kejaksaan negeri Bale Endah Bandung.

Akibatnya pihak keluarga melakukan unjuk rasa di Kantor Kejari Kabupaten Bandung, tetapi Protes keluarga tidak digubris oleh pihak Kejari, dan membawa tersangka ke Lapas Narkoba.

(Y CHS/Fanny/transakt).