Selasa, 29 Sepember 2020 | 10:32 WIB

Iwa Karniwa Berbelit-belit dalam Menjawab, Ternyata Ikut Nyicil Apartemen di Proyek Meikarta

foto

 

Iwa Karniwa Berbelit-belit dalam Menjawab, Ternyata Ikut Nyicil Apartemen di Proyek Meikarta.

www.transaktual.com

Mantan Sekda Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa mengaku tidak menyesal atas kasus korupsi Meikarta yang menjeratnya selama ini. Iwa keukueh dari awal membantah dakwaan penuntut umum KPK karena merasa tidak menerima hadiah dari pengurusan RDTR Kabupaten Bekasi yang didalamnya ada lahan Meikarta.

"Apakah anda menyesal karena terjerat kasus ini," ujar Hakim Ketua Daryanto menanyakan langsung kepada Iwa Karniwa yang sedang duduk di kursi pesakitan.

Iwa pun dengan lantang menjawab, "Saya tidak menyesal pa hakim. Saya berusaha bekerja dengan baik, sesuai prosedur," ujar Iwa di persidangan.

Iwa pun menuturkan bahwa dirinya tidak pernah menerima hadiah berupa apapun dari Meikarta terkait pengurusan Raperda RDTR Bekasi.

Pertanyaan itu dilontarkan hakim di akhir sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa yang digelar di Pengadilan Tipikor PN Bandung, Rabu 12 Februari 2020. Dan jarang sekali ada terdakwa mengaku tidak bersalah saat diakhir akhir persidangan pemeriksaan terdakwa, kebanyakan mengaku bersalah dan memohon keringanan hukuman.

Iwa Tolak Lakukan Pembelaan, Sidang Langsung ke Pembuktian.

Sekda Jabar nonaktif, Iwa Karniwa memilih sidang kasus dugaan suap proyek Meikarta berlanjut ke agenda pembuktian dibanding melakukan pembelaan atau eksepsi.

Hal ini terungkap usai sidang dakwaan Iwa Karniwa di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (13/1/2020).Dalam persidangan dengan agenda pembacaan dakwaan itu, Iwa Karniwa tidak mengajukan eksepsi dan memilih melanjutkan agenda pembuktian pada pekan depan.

Iwa setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya memutuskan untuk tidak mengajukan eksepsi atau keberatan meski merasa ada yang tidak tepat dalam dakwaan jaksa.

“Kami menilai ada yang tidak sesuai dengan dakwaan. Namun, kami tidak akan mengajukan eksepsi. Nanti langsung ke agenda pembuktian,” kata Anton Sulton, kuasa hukum Iwa.

Anton mengatakan pihaknya akan melihat perkembangan dakwaan dari pembuktian persidangan yang rencananya akan menghadirkan 30 orang saksi tersebut. “Kita lihat nanti, karena Pak Iwa tadi merasa ada dakwaan yang tidak tepat,” katanya.

Persidangan yang dipimpin majelis Hakim Daryanto dan dua anggota majelis hakim Marsidi Nawawi dan Sudira itu akan dilanjutkan pada senin pekan depan. Iwa Karniwa sendiri memilih untuk tidak berkomentar saat meninggalkan ruangan sidang.

(Yedi/transakt)