Bendungan Irigasi Paya Dapur Kec.Kluet Timur Kab. Aceh Selatan, Belum Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

Transaktual.
Bangunan intake Irigasi di Paya Dapur Kecamatan Kluet Timur Kabupaten Aceh Selatan tahun 2011 dinilai belum bisa dimanfaatkan masyarakat sekitarnya, sebab bangunan tersebut tidak sesuai dengan bestek proyek irigasi yang berasal dari sumber dana APBA sebesar 6,5 miliar dikerjakan oleh perusahaan .PT KOMODO MITANA.
Menurut informasi yang diterima dari masyarakat, bahwa proyek tersebut dibangunan dengan tidak membuat papan informasi / plank proyek serta dalam pelaksanaan pembangunan tersebut tidak ada kordinasi dengan muspika Kluet Timur dan juga tidak ada pengawasan dari kosultan pelaksana maupun dari dinas perairan dan tingkat perkembangan pelaksaan proyek sangat rendah berdasarkan anggaran 2011.
Perlu diketahui bahwa nilai 100 juta saja harus ditender sedangkan proyek irigasi di Paya Dapur Kecamatan Kluet Timur tersebut, yang menghabiskan anggaran 1,5 milyar s/d 2,5 miliar, ada dugaan tidak melalui proses tender/lelang, untuk itulah sebabnya masyarakat bertanya tanya, kemungkinan besar terjadi KKN dalam pelaksanaannya.
Masyarakat meminta kepada aparat penegak hukum agar menyelidiki Proyek irigasi di Paya Dapur Kecamatan Kluet Timur, yang terindikasi ada kecurangan dalam pelaksanaan pembangunannya.
Beberapa kali Wartawan ingin konfirmasi kepada pihak perusahaan PT KOMODO MITANA namun pihak yang mewakili perusahaan “Fauzan” sulit untuk menjawab.
Pada tanggal 8 desember 2011 adanya kunjungan Kepala Dinas Perairan Provinsi Aceh kelokasi proyek pembangunan bendungan irigasi di paya dapur kecamatan kluet timur kab aceh selatan, dan memberitahukan kepada masyarakat pada tanggal 25 desember 2011, bahwa proyek sudah selesai, tapi pada kenyataannya masih “Amburadul”, menyebabkan masyarakat pesimis dengan berbagai tender-tender irigasi yang terkesan dinas perairan kabupaten dan provinsi aceh tidak serius dalam mengatasi masalah di paya dapur. (ASMANDI)



